PENGUMUMAN

Oktober 9th, 2009 by fkghs

Bagi bapak/ibu pengurus atau anggota FKGHS yang ingin mengirimkan artikelnya, silakan kirim email saja ke : bandungfkghs@ ymail.com atau frans_azam@ yahoo.co.id

insya Allah setelah mendapat persetujuan, akan ditampilkan di blog ini.

terima kasih.

Sentuhan Hati 2 : Merenungi Gempa di Indonesia

Oktober 6th, 2009 by fkghs

oleh : Frans Hendarsah

Bencana gempa tampaknya menjadi sebuah bencana yang terus terjadi secara beruntun di bumi Indonesia tercinta ini. Kiranya hal ini bisa menjadi bahan renungan bagi kita kenapa hal itu bisa sampai terjadi.

Kemarin, ada yang mengatakan bahwa waktu kejadian gempa apabila dikaitkan dengan qur’an, maka akan ditemukan korelasi dengan surat dan ayat tersebut. contoh, gempa di Padang pada pkl 17.16, maka ketika ditelusuri, maka akan terlihat ayat berikut :

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا 16

dari ayat di atas tampak bahwa sepertinya kejadian gempa di Padang kemarin sesuai dengan apa yang difirmankan. Namun apakah orang-orang yang hidup mewah di Padang melakukan berbagai kedurhakaan sehingga Allah menurunkan ketetapan-Nya berupa gempa, kita tidak tahu.

Gempa sebelumnya, yang menimpa Tasik dan membuat kerusakan cukup parah di Pangalengan, dikaitkan pula dengan waktu gempanya, yaitu 15.04. Kita dapati ayatnya sebagai berikut :

Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang telah ditetapkan. وَمَا أَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ إِلا وَلَهَا كِتَابٌ مَعْلُومٌ

Dari ayat di atas, kitapun mendapati kesamaan bahwa gempa di sana sudah merupakan masanya untuk terjadi gempa. Kenapa seperti itu ? wallahu a’lam. Namun katanya, di Pangalengan merupakan salah satu tempat bahkan pusat Kristenisasi yang sudah berlangsung sejak lama. Sehingga, orang-orang Islamnya hanyalah yang miskin saja, sedangkan sisanya sudah banyak yang pindah agama ke Kristen. Bahkan hasil pertaniannyapun dikuasai oleh para missionaris.

Terlepas benar-tidaknya kaitan ayat dan latar belakang peristiwa gempa akhir-akhir ini, saya kira memang sudah saatnya umat Islam lebih introspeksi diri. Karena bisa saja Allah menetapkan suatu bencana karena para penduduk di suatu negeri disebabkan oleh para penduduknya yang durhaka dan jauh dari Allah. Bandung contohnya, karena kebetulan saya tinggal di daerah Bandung. Informasi yang saya terima saat ini cukup mengkhawatirkan :

- Jumlah penderita HIV terbanyak ada di Bandung

- Jumlah kaum gay mencapai 2000 orang

- Jumlah waria mencapai 4000 orang

- Jumlah pemakai narkotika suntik sudah menggunakan fasilitas suntik puskesmas

dan data lain yang patut dijadikan renungan kondisi masyarakat saat ini sudah seperti itu.

Tidak lupa tetap kita doakan saudara-saudara kita yang ditimpa bencana agar diberi kekuatan dan ketabahan serta tidak lupa berusaha membantu semampu kita.

GERAK IKHTIAR FKGHS

September 8th, 2009 by fkghs

pelantikan-fkghs

Dalam berbagai pertemuan dengan walikota Bandung dan DPRD kota Bandung, baik dari Komisi D maupun Panitia Anggaran DPRD, FKGHS selalu menyampaikan aspirasi tentang upaya peningkatan kesejahteraan guru honorer, khususnya guru honorer yang mengajar di sekolah swasta. Alhamdulillah dalam pertemuan bulan lalu dengan Bapak Dada Rosada, SH., M.Si, walikota Bandung yang diwakili Bapak Drs. H. Oji Mahroji, Kadisdik dan Bapak H. Dadang, Kabag Keuangan Pemda, kami telah menerima informasi tentang akan diluncurkannya Insensif Guru Non PNS (dulu Tunda) yang telah masuk pada APBD kota Bandung.

Selanjutnya terkait seleksi CPNS Pak Oji menyampaikan bahwa sampai saat ini kewenangan ada pada pemerintah pusat. FKGHS senantiasa berupaya untuk menyampaikan aspirasi kawan-kawan seperjuangan dalam upaya meningkatkan profesialitas dan kesejahteraan. Kapan turunnya Insentif untuk non PNS ? ’’Sabarlah’’, kata Pak Oji. Yaa…. sabar terus dech …(Hsn)

RPP YANG BELUM MEMIHAK

September 8th, 2009 by fkghs

Pada hari Kamis, tanggal 18 Juni 2009 pkl. 11.00 WIB, kami 30 orang pengurus FKGHS kota Bandung diterima di kantor pusat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia di Jakarta. Kunjungan ini untuk yang ketiga kalinya, setelah pada kunjungan pertama dan kedua, kami disertai Bapak Momon, Kabag Kepegawaian Disdik kota Bandung dan perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung. Kunjungan pertama kami diterima Deputi SDM Menpan dan Dirjen PMPTK Depdiknas, kami menyerahkan surat permohonan Bapak Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada, SH, M.Si kepada Menpan, Mendiknas, Mendagri dan BKN yang disertai penyerahan data guru honorer swasta yang tergabung dalam FKGHS.

Pada kunjungan audensi kali ini kami diterima Bapak Sarwo, Kepala Perekrutan SDM Menpan. Dengan ramah dan penuh kehangatan seperti penerimaan pada kunjungan pertama dan kedua, beliau mewakili Deputi SDM Menpan menjelaskan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Seleksi CPNS untuk tahun 2010. Setelah beliau menyampaikan penjelasan dengan gamblang dan cukup jelas, dilanjutkan dengan diskusi yang sangat hangat dan terbuka, apalagi disertai hidangan makanan dan minuman yang segar. Meskipun informasi yang disampaikan Pak Sarwo belum memuaskan kami, namun kami telah menyampaikan semua permasalahan guru honorer swasta di kota Bandung, khususnya terkait dengan seleksi CPNS. (Hsn)

KABAR BAIK DARI KANG DADA

September 8th, 2009 by fkghs

dada-rosada

Kang Haji Dada Rosada, SH, M.Si, walikota Bandung adalah sosok fenomenal di kota Bandung. Figur beliau sebagai pimpinan urang Bandung sungguh menjadi panutan bagi warganya. Dan Alhamdulillah, FKGHS adalah salah satu penyokong beliau saat pencalonan walikota Bandung hingga berhasil menjadi walikota Bandung periode 2009-2014. Setahun beliau menjabat walikota telah banyak program pro rakyat yang beliau luncurkan dan laksanakan di berbagai sector. Khususnya di bidang pendidikan dengan sokongan dari Bapak Oji Mahroji, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, serta semua stakeholders, pendidikan gratis sudah diterapkan di kota Bandung.

Kabar baik bagi guru non PNS/honorer swasta khususnya, adalah akan dikucurkannya Insentif Guru Non PNS yang besarnya Rp 100.000,-/bulan untuk anggaran tahun 2009. Sekira 11 ribu orang guru non PNS di kota Bandung akan segera menerima insenstif tersebut. Tentu saja ini patut kita syukuri di tengah-tengah naiknya harga sembago menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Kang Dada melalui APBD telah berupaya untuk membantu peningkatan kesejahteraan guru non PNS di kota Bandung. Kang Dada adalah pemimpin daerah yang sangat memperhatikan rakyatnya. Dalam beberapa pertemuan dengan pengurus FKGHS, beliau selalu menyampaikan keinginannya untuk terus mengupayakan peningkatan status kepegawaian dan kesejahteraan guru-guru honorer kota Bandung. Beliau menyatakan, kalau untuk rakyat kenapa harus takut mengeluarkan uang negara, selama tidak bertentangan dengan aturan yang ada. Kang Dada adalah sosok yang sederhana dan bersahabat dengan semua kalangan. Guru di hadapan beliau adalah orang yang harus dihormati setelah orang tua, karena pengabdian guru untuk mencerdaskan bangsa sangat berarti bagi beliau. Penghasilan yang tidak memadai tidak menjadi hambatan bagi para guru honorer swasta untuk tetap mengabdi dengan ikhlas dan tanggung jawab. Oleh karenanya, Kang Dada sangat berkomitmen untuk selalu berikhtiar bagi kesejahteraan para guru termasuk guru honorer swasta. Bravo Kang Dada …!

Semoga Kang Dada senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kemampuan untuk mensejahterakan warga Bandung melalui program yang beliau canangkan sesuai dengan harapan kita semua.Amin.(Hsn)

SYARAT SELEKSI CPNS MELALUI ADMINISTRASI

September 7th, 2009 by fkghs

RPP seleksi CPNS secara Administrasi sebagaimana yang diinformasikan dari Menpan (Pak Sarwo) dan Dirjen PMPTK (Pak Gogot, bagian perencanaan PMPTK Depdiknas) diantaranya adalah penerimaan CPNS melalui seleksi administrasi dilakukan kepada guru honorer dengan syarat :

- Bertugas di instansi pemerintah dan mendapatkan honor dari APBN/APBD atau

- Bertugas di instansi pemerintah tetapi tidak mendapatkan honor dari APBN/APBD atau

- Bertugas tidak di instansi pemerintah tetapi mendapatkan honor dari APBN/APBD

- Usia maksimal 46 tahun pada 1 Januari 2006

- SK awal mengajar min 1 Januari 2005

FKGHS mengusulkan kepada Menpan dan Mendiknas (Dirjen PMPTK) agar Guru Honorer yang mengajar di sekolah swasta/bukan instansi pemerintah dan tidak mendapat honor dari APBN ataupun APBD diakomodir untuk dapat diterima dalam seleksi CPNS secara administrasi, terutama bagi guru yang telah mengabdi belasan tahun bahkan puluhan tahun dengan honor yang sangat tidak memadai bagi seorang tenaga professional guru. Meski membuka peluang manipulasi data, jika RPP terebut disahkan menjadi PP, setidaknya menjadi harapan yang baik. Bagaimana hasilnya ? Kita tunggu. Semoga kabar baik. (Hsn)

(Jangan berputus asa dari rahmat Alloh SWT)

Halo dunia!

September 6th, 2009 by fkghs

Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!